Penacyber, Sichuan, Tiongkok – Upaya memperluas kerja sama ekonomi internasional kembali diperkuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad, turut mendampingi Gubernur Anwar Hafid dalam kunjungan resmi ke Provinsi Sichuan, Republik Rakyat Tiongkok, guna membuka peluang investasi dan kolaborasi lintas sektor.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari undangan Pemerintah Provinsi Sichuan, yang dikenal sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi di Tiongkok. Agenda tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan pada penguatan kerja sama konkret antara pelaku usaha kedua wilayah.
Gufran Ahmad menegaskan, keterlibatan Kadin dalam lawatan ini menjadi bentuk keseriusan dunia usaha dalam mendukung diplomasi ekonomi daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci dalam menarik investasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ini momentum strategis untuk membangun konektivitas bisnis antara Sulawesi Tengah dan Sichuan. Kami siap mengawal peluang yang ada agar bisa terealisasi menjadi investasi nyata,” ujarnya.
Ia menilai, Sichuan memiliki keunggulan pada sektor industri manufaktur, teknologi, logistik, hingga pertanian modern. Sementara itu, Sulawesi Tengah menawarkan potensi besar pada hilirisasi mineral, kawasan industri, energi, perikanan, serta pariwisata yang semakin dilirik investor global.
Dalam rangka mempercepat implementasi kerja sama, Kadin Sulteng juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan tiga perusahaan berbasis di Sichuan, yakni:
• Sichuan Henghui Financial Warehousing Co., Ltd.
• Chengdu Inland Port Hub International Trade Co., Ltd.
• Chengdu Fenglin Jiye International Trade Co., Ltd.
Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk berbagai program lanjutan seperti business matching, investasi bersama, transfer teknologi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Gufran menambahkan, langkah ini bukan sekadar membuka komunikasi, tetapi harus berujung pada realisasi investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
“Kami optimistis kerja sama ini akan menghasilkan dampak konkret. Kadin akan terus mengawal agar peluang ini benar-benar memberi manfaat bagi pembangunan Sulawesi Tengah,” tegasnya.
Kunjungan ini sekaligus mempertegas arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam membangun kemitraan global, sejalan dengan visi menjadikan daerah ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.




