Penacyber, Sulteng-–Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menunjukkan komitmen serius dalam penanganan insiden tenggelamnya speedboat Mister Un dengan mengawal langsung jalannya operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).
Peristiwa nahas yang terjadi di perairan Teluk Tomini itu langsung mendapat perhatian penuh dari pemerintah provinsi. Gubernur menegaskan bahwa keselamatan seluruh penumpang menjadi prioritas utama, sehingga seluruh sumber daya dikerahkan untuk mendukung tim SAR gabungan di lapangan.
Dalam upaya percepatan pencarian, berbagai unsur dilibatkan, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, hingga nelayan setempat. Koordinasi lintas instansi juga terus diperkuat agar proses evakuasi berjalan efektif dan menjangkau seluruh titik yang diduga menjadi lokasi korban.
Data sementara menunjukkan sebagian korban telah ditemukan dalam kondisi selamat, sementara tim SAR masih terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.
Gubernur Anwar Hafid juga mengimbau seluruh pihak untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan keselamatan pelayaran, mengingat perairan di kawasan tersebut cukup rawan saat terjadi perubahan cuaca ekstrem.
“Pemerintah hadir dan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Operasi SAR harus dilakukan secara maksimal hingga semua korban ditemukan,” tegasnya.
Hingga saat ini, operasi SAR masih terus berlangsung dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi dengan selamat.




