Penacyber, Makassar—Sentuhan langsung dengan konstituen kembali diwujudkan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Fatma Wahyuddin, ST., MM. Bertempat di Jalan Sultan Abdullah 2 RT 06 RW 04, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, pada Jumat (24/7/2026), politisi perempuan energik ini menggelar Reses Ketiga Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 dengan penuh kehangatan.
Suasana kebersamaan tampak begitu kental sejak pagi. Warga yang memadati lokasi kegiatan menyambut kehadiran Hj. Fatma dengan antusias, menjadikan momen reses ini tidak sekadar ajang seremonial, melainkan ruang dialog yang hidup untuk menyuarakan kebutuhan riil masyarakat akar rumput.
Hj. Fatma Wahyuddin mengatakan bahwa kegiatan reses adalah kewajiban moral dan konstitusional seorang wakil rakyat untuk memastikan suara masyarakat terdengar di gedung pemerintahan. “Saya tidak ingin menjadi legislatif yang hanya mendengar laporan dari balik meja. Saya harus turun, melihat langsung, dan merasakan apa yang dikeluhkan serta diharapkan oleh ibu-ibu dan bapak-bapak sekalian di sini. Ini adalah komitmen saya untuk terus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya dengan tegas di hadapan puluhan warga yang hadir.
Lebih lanjut, dalam dialog yang berlangsung interaktif tersebut, beragam aspirasi krusial mengalir deras dari warga Tallo. Beberapa poin utama yang disorot adalah perbaikan infrastruktur jalan lingkungan yang mulai rusak dan mengganggu aktivitas ekonomi warga, serta persoalan klasik mengenai sistem drainase yang kerap menyebabkan genangan air saat musim hujan tiba. Selain masalah fisik, warga juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas tenaga pendidik lokal dan akses layanan kesehatan yang lebih merata bagi lansia di wilayah pesisir Tallo.
Selain itu, Hj. Fatma juga mendengarkan dengan saksama keluhan dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat yang mengeluhkan sulitnya akses permodalan dan pemasaran produk. Para ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok PKK pun turut menyampaikan harapan agar program pelatihan keterampilan berbasis digital dapat lebih digencarkan. Menariknya, Hj. Fatma yang juga berlatar belakang Sarjana Teknik dan Magister Manajemen ini langsung memberikan respons konkret dengan menjanjikan pendampingan teknis dan koordinasi dengan dinas terkait untuk menindaklanjuti usulan pelatihan kewirausahaan tersebut.
Sambungnya, setiap catatan dan usulan yang diterima dari warga Tallo tidak akan berhenti sebagai catatan belaka. “Saya akan menginventarisir seluruh aspirasi ini untuk kemudian dibawa ke meja rapat fraksi, komisi, hingga rapat paripurna. Saya akan memastikan usulan perbaikan infrastruktur dan pemberdayaan UMKM ini masuk dalam pokok-pokok pikiran DPRD Sulsel pada tahun anggaran mendatang,” tandasnya. Ia juga menekankan bahwa sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi harus terus diperkuat agar realisasi pembangunan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.
Harapan besar Hj. Fatma Wahyuddin, semoga silaturahmi yang terjalin ini tidak berhenti sampai di sini. Ia berharap masyarakat terus aktif berpartisipasi dan tidak segan menyampaikan aspirasi meskipun di luar masa reses melalui saluran resmi yang tersedia. “Dengan kebersamaan ini, saya yakin setiap keluhan akan berubah menjadi solusi, dan setiap mimpi warga Tallo untuk hidup lebih sejahtera akan terwujud. Saya berterima kasih atas sambutan hangat dan partisipasi seluruh warga. Semoga setiap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi langkah nyata menuju kesejahteraan dan kemajuan bersama. Bekerja, mendengar, dan mengabdi untuk masyarakat,” tutupnya.




