Penacyber, Makassar–Kecamatan Tallo menggelar Pesta Rakyat 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir dalam kegiatan tersebut bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Hj. Melinda Aksa, jajaran Pemerintah Kota Makassar, anggota DPRD Kota Makassar Dapil 2, unsur Forkopimcam Tallo, lurah, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dan pemuda, pelaku UMKM, serta masyarakat Kecamatan Tallo, Rabu (2/9/2026).
Dalam sambutannya, Munafri mengapresiasi Camat Tallo beserta seluruh jajaran yang telah menggelar Pesta Rakyat sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Acara ini sangat penting kita laksanakan sebagai wadah untuk kembali menguatkan dan menjalin tali silaturahmi antarwarga. Bersama-sama menikmati berbagai macam acara yang datang dari rakyat dan dipersembahkan untuk masyarakat,” ujar Munafri.
Lebih lanjut, Munafri menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Ia memberikan apresiasi kepada camat, lurah, RT, RW dan seluruh jajaran yang selama ini turut membantu pemerintah dalam menjalankan program penataan lingkungan.
“Kita ingin mewariskan kepada generasi berikutnya, kepada anak cucu kita, kota yang bersih, kota yang indah dan kota yang sehat,” tegasnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Makassar akan memperluas kebijakan penggratisan iuran sampah bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya mengurangi beban ekonomi warga sekaligus mendorong budaya memilah sampah dari rumah.
Munafri menjelaskan, sebelumnya kebijakan tersebut diberikan kepada rumah tangga dengan daya listrik 450 VA hingga 900 VA. Tahun ini, cakupannya akan diperluas hingga pelanggan dengan daya 1.300 VA.
“Mulai dari 450 watt sampai 1.300 watt akan digratiskan dari pembayaran iuran sampah. Tapi syaratnya, sampah harus dipilah,” katanya.
Diketahui, kebijakan tersebut telah menyasar sekitar 15 ribu rumah di Kecamatan Tallo pada tahap sebelumnya. Pemerintah berharap kebijakan ini tidak hanya memberikan keringanan kepada masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga dalam memilah dan mengelola sampah.
Meski demikian, Munafri menegaskan bahwa berbagai program pemerintah akan berjalan maksimal apabila mendapat dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan perhatian Pemerintah Kota Makassar terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih.

Munafri mengungkapkan, dirinya bersama Camat Tallo sebelumnya berkeliling ke sejumlah titik di Kecamatan Tallo untuk memastikan distribusi air bersih berjalan dan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan pelayanan.
“Saya tadi hampir seharian ada di enam titik di Kecamatan Tallo berkeliling bersama Pak Camat untuk memastikan bagaimana distribusi air bersih sebagai kebutuhan dasar yang wajib hadir di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
Sambungnya, distribusi air bersih dilakukan melalui berbagai upaya, termasuk pelayanan dari PDAM menggunakan mobil tangki bagi masyarakat yang mengalami kendala pasokan air. BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum juga turut dimaksimalkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
Ia menjelaskan, kondisi debit air yang menurun membuat pemerintah harus mengambil langkah cepat agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
“Pemerintah harus memastikan jaminan dan suplai air bersih bisa sampai ke tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya soal kebersihan dan air bersih, Munafri juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian dan TNI tidak berarti keamanan sepenuhnya menjadi tanggung jawab aparat. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga kondisi lingkungan agar tetap aman dan kondusif.
“Keamanan dan ketertiban lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Harapan Munafri, Pesta Rakyat Kecamatan Tallo tidak hanya menjadi ajang hiburan dalam memperingati kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial dan kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat.
Ia juga berharap kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Tallo.
“Mudah-mudahan pesta rakyat ini bisa memberikan manfaat kepada kita semua, khususnya para pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Tallo,” tuturnya.
Munafri kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga Kecamatan Tallo sebagai bagian dari upaya bersama menjaga Kota Makassar.
“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Tallo yang hadir pada malam hari ini. Mari kita sama-sama menjaga Tallo dan menjaga Kota Makassar,” tutupnya.




