Penacyber, Makassar— UPT SPF SDN Rappojawa No. 71 Kecamatan Tallo, Kota Makassar, menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film “Pramuka” di Studio CGV Panakkukang, Jumat (12/9/2026). Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah, guru, siswa, serta orang tua siswa sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter melalui media kreatif.
Kepala UPT SPF SDN Rappojawa No. 71, Muh. Eri Rahim, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan nobar ini merupakan langkah sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai kepramukaan ke dalam pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa.
“Film ini menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, dan cinta tanah air kepada anak-anak. Kami ingin siswa tidak hanya mendengar tentang Pramuka di kelas, tetapi juga melihat dan merasakan semangatnya melalui cerita yang inspiratif,” ujar Muh. Eri Rahim.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keterlibatan orang tua dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendidik karakter anak.
“Kami sengaja mengundang orang tua siswa agar mereka bisa menyaksikan langsung pesan-pesan positif dalam film ini. Dengan begitu, apa yang anak pelajari di sekolah bisa juga diperkuat di rumah,” tambahnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua dalam suasana yang berbeda dari rutinitas belajar sehari-hari.
Diketahui, film “Pramuka” merupakan produksi Alamanda Pictures yang bekerja sama dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Film ini mengisahkan petualangan Panji (12) dan sahabat-sahabatnya dalam perkemahan Penggalang yang berubah menegangkan ketika mereka tersesat di hutan dan menemukan tempat persembunyian sindikat penculik anak . Berbekal keterampilan kepramukaan, keberanian, dan kerja sama, mereka berjuang menyelamatkan korban .
Meski demikian, Muh. Eri Rahim menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan bagian dari pembelajaran kontekstual yang memberi pengalaman langsung kepada siswa.
“Anak-anak belajar tentang keberanian, gotong royong, dan tanggung jawab dari cerita yang mereka saksikan. Ini adalah bentuk pendidikan karakter yang dikemas secara menarik,” sambungnya.
Harapannya, setelah kegiatan ini, siswa semakin termotivasi untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan dan mampu mengamalkan nilai-nilai Dasa Dharma dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah juga berencana menjadikan nobar film edukatif sebagai agenda rutin dalam program penguatan karakter siswa.




