Penacyber, Makassar—UPTD SPF SD Inpres Antang II menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Kotak Cinta (Curahan Hati, Informasi dan Tata Aspirasi), Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Ikrom Trianto, S.TP., M.Kes., dari BRIDA sebagai pemateri. Bimtek ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat inovasi pelayanan pendidikan sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih efektif bagi warga sekolah.
Kegiatan diikuti oleh Kepala UPTD SPF SD Inpres Antang II, St. Zahra Hidayat, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran guru dan warga sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep, tujuan, serta penerapan inovasi Kotak Cinta sebagai sarana untuk menampung berbagai curahan hati, informasi, dan aspirasi di lingkungan sekolah.

Kepala UPTD SPF SD Inpres Antang II, St. Zahra Hidayat, mengatakan bahwa inovasi Kotak Cinta diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi yang positif antara peserta didik, guru, dan pihak sekolah.
“Melalui Kotak Cinta, kami ingin memberikan ruang kepada warga sekolah untuk menyampaikan berbagai hal yang dirasakan, informasi yang perlu diketahui, maupun aspirasi yang dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan sekolah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberadaan Kotak Cinta tidak hanya dipandang sebagai fasilitas penyampaian aspirasi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun budaya sekolah yang terbuka, responsif, dan peduli terhadap kebutuhan warga sekolah.
Selain itu, inovasi tersebut diharapkan mampu mendorong peserta didik untuk berani menyampaikan pendapat secara santun serta ikut berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Meski demikian, penerapan inovasi Kotak Cinta membutuhkan komitmen bersama agar setiap aspirasi yang masuk dapat dikelola dengan baik, ditindaklanjuti sesuai kebutuhan, serta menjadi bahan evaluasi dalam peningkatan kualitas layanan sekolah.

Diketahui, Kotak Cinta merupakan inovasi yang mengusung konsep Curahan Hati, Informasi dan Tata Aspirasi, dengan tujuan menghadirkan kanal komunikasi yang lebih terarah di lingkungan satuan pendidikan.
Sambungnya, keberhasilan inovasi tersebut tidak hanya ditentukan oleh tersedianya wadah aspirasi, tetapi juga oleh keterlibatan seluruh warga sekolah dalam memanfaatkannya secara bertanggung jawab.
Kegiatan Bimtek berlangsung dalam suasana interaktif. Peserta berkesempatan memperoleh penjelasan sekaligus berdiskusi mengenai penerapan inovasi agar dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi sekolah.
Harapannya, inovasi Kotak Cinta dapat terus dikembangkan menjadi salah satu instrumen pendukung peningkatan mutu pelayanan pendidikan di UPTD SPF SD Inpres Antang II. Dengan adanya ruang komunikasi yang terbuka, sekolah diharapkan semakin mampu mendengar, merespons, dan menindaklanjuti aspirasi warga sekolah demi terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih baik.




