Penacyber, Makassar—Pemerintah Kota Makassar kembali menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Program ini memberikan kesempatan masyarakat untuk membeli bahan pangan penting dengan harga lebih terjangkau dibandingkan pasar umum.
Sebagaimana diungkapkan Wali Kota Makassar Muna Fri Arifuddin, program ini telah dimulai sejak 11 Maret 2026 dan akan berlangsung hingga 10 hari terakhir Ramadan atau menjelang Idulfitri. Pemerintah mengerahkan 9 mobil pasar murah yang akan berkeliling secara bergilir di seluruh kecamatan, dengan 8-9 titik lokasi setiap hari agar lebih banyak warga dapat memanfaatkannya.
Beberapa komoditas yang disediakan antara lain:
– Beras SPHP 5 kg: Rp 57.000 – Rp 58.000
– Minyak goreng Minyak Kita 1 liter: Rp 15.000
– Gula pasir 1 kg: Rp 17.500
– Tepung terigu 1 kg: Rp 10.000
– Telur ayam 1 rak: Rp 56.000
– Selain itu juga ada ayam potong, cabai, bawang merah, dan bawang putih.
Program ini merupakan kolaborasi antara Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Bank Indonesia, dan pemerintah daerah. Selain menjaga stabilitas harga, juga diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga dan menekan potensi inflasi daerah yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Pada 12 Maret 2026, GPM digelar secara serentak di 9 kelurahan yang tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Kantor Lurah Manggala (Kecamatan Manggala), Kantor Lurah Bulurokeng (Kecamatan Biring Kanaya), dan Kantor Lurah Tamamaung (Kecamatan Panakkukang). Sebelumnya, pada 11 Maret 2026, kegiatan ini juga telah dilaksanakan di Halaman Masjid Nurul Amin (Kecamatan Tamalanrea) dan Kompleks Pesona Dahlia (Kecamatan Mariso).
Selain program dari Pemkot Makassar, Dekranasda Sulsel juga menggandeng Pemprov Sulsel untuk menggelar Festival Ramadan, Pasar Ramadan, dan Gerakan Pangan Murah pada 11-13 Maret 2026 di halaman Kantor TVRI Sulsel. Kegiatan ini tidak hanya menyediakan bahan pokok murah, tetapi juga menghadirkan bazar UMKM, lomba islami, dan talk show kewirausahaan.(Uw).




