Penacyber, Makassar–Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Fatma Wahyuddin, ST., MM., kembali melaksanakan Reses Ketiga Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 dengan menyapa dan berdialog langsung bersama masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Nusakambangan RT 02 RW 02, Kelurahan Pattunuang, Kecamatan Wajo, pada Minggu (26/7/2026).
Reses ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, kebutuhan, serta persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka. Suasana penuh keakraban dan dialog terbuka mewarnai pertemuan yang dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, hingga warga setempat.
Dalam kesempatan itu, Fatma Wahyuddin mengungkapkan rasa syukur karena kembali dapat bertatap muka secara langsung dengan masyarakat.
“Alhamdulillah, saya kembali bertatap muka dan berdiskusi langsung dengan masyarakat dalam kegiatan Reses Ketiga Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Melalui pertemuan ini, berbagai aspirasi dan masukan warga menjadi energi bagi saya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ujar Fatma.
Lebih lanjut, Fatma menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Menurutnya, reses bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi momentum penting untuk memastikan suara masyarakat benar-benar didengar dan diperjuangkan.
“Kepercayaan yang diberikan masyarakat adalah amanah yang harus saya jaga. Karena itu, setiap masukan akan saya kawal sesuai kewenangan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Selain itu, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel tersebut juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan warga Kelurahan Pattunuang. Ia menilai kebersamaan yang terjalin dalam setiap kegiatan reses menjadi modal penting untuk membangun komunikasi yang lebih erat antara masyarakat dan wakil rakyat.
“Terima kasih atas sambutan hangat, kebersamaan, dan kepercayaan yang diberikan. Kehadiran saya di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk terus mendengar, memahami, dan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan warga,” tuturnya.
Sambungnya, membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong serta aktif menyampaikan aspirasi secara konstruktif demi kemajuan bersama.
Fatma juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat masa reses, tetapi juga dalam berbagai kesempatan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik kepada konstituen.
Harapan, melalui kegiatan reses ini, hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat semakin erat sehingga setiap kebijakan yang lahir benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat. Fatma berharap silaturahmi yang telah terjalin dapat terus diperkuat dan menghasilkan langkah-langkah nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Semoga silaturahmi ini semakin mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat serta menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Bagi saya, mendengar dengan hati, bekerja dengan tulus, dan mengabdi untuk masyarakat bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang akan terus saya pegang dalam menjalankan amanah,” tutupnya.




