Penacyber, PALU — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persaudaraan dan kebersamaan melalui budaya silaturahmi.
Menurut Reny, silaturahmi tidak sekadar menjadi ruang untuk bertemu dan berkomunikasi, tetapi juga dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarsesama serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tengah.
Pesan tersebut disampaikan Wagub Reny dalam kegiatan Silaturahmi Kebangsaan, yang menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai unsur masyarakat.
Reny menekankan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat. Karena itu, hubungan yang harmonis dan komunikasi yang terbuka dinilai penting untuk menjaga suasana daerah tetap kondusif.
“Persaudaraan harus terus kita rawat. Perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun Sulawesi Tengah secara bersama-sama,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan semangat kebangsaan sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan menjaga toleransi, saling menghargai dan memperkuat komunikasi, berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi secara bersama.
Silaturahmi Kebangsaan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya dialog dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, lanjut Reny, terus mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar agenda pembangunan daerah dapat berjalan dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat.
Melalui momentum ini, Wagub Reny mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk terus menjaga persatuan, memperkuat persaudaraan dan menjadikan kebersamaan sebagai modal sosial dalam membangun daerah menuju masa depan yang lebih baik.




