Penacyber, Makassar– Pemerintah Kecamatan Tamalanrea menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka persiapan Lomba Kebersihan dan Pengolahan Sampah Tingkat RT, RW, Kelurahan, dan Kecamatan se-Kota Makassar Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (14/10/2026) ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh perwakilan wilayah menuju penilaian tingkat kota.
Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Camat Tamalanrea, Ibu Nur Alam, S.E., M.M., didampingi Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Tamalanrea, Ibu Dian Suriaty Zahrial, S.T. Kegiatan ini diikuti oleh para lurah, kepala seksi terkait, serta para ketua RT dan RW yang menjadi peserta lomba.
Dalam lomba tahun ini, Kecamatan Tamalanrea mengusulkan 3 kelurahan, 5 RW, dan 5 RT sebagai perwakilan untuk mengikuti penilaian tingkat Kota Makassar.
Lebih jauh, Sekretaris Camat Tamalanrea, Ibu Nur Alam, S.E., M.M., menyampaikan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum untuk membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan di tingkat paling dasar.
“Lomba ini adalah cara kita mengedukasi masyarakat bahwa kebersihan dan pengolahan sampah yang baik harus menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan hanya saat ada penilaian,” ujarnya.
Selain itu, Ibu Dian Suriaty Zahrial, S.T., selaku Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan, menjelaskan bahwa aspek penilaian tahun ini menitikberatkan pada inovasi pengolahan sampah, seperti pemilahan organik dan anorganik, bank sampah, serta pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna.
Diketahui, Lomba Kebersihan dan Pengolahan Sampah Tingkat Kota Makassar merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Makassar yang bertujuan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah secara berkelanjutan.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan, seperti kesadaran sebagian warga yang belum merata dan keterbatasan sarana pengolahan sampah di beberapa titik. Hal ini menjadi perhatian khusus dalam rakor tersebut agar dapat dicarikan solusi bersama.
Sambungnya, para lurah dan ketua RW/RT yang hadir menyatakan komitmennya untuk bergerak cepat melakukan pembenahan, sosialisasi, dan pendampingan kepada warga di wilayah masing-masing.
Harapan, melalui rapat koordinasi ini seluruh peserta dapat mempersiapkan diri secara optimal, memperkuat sinergi, serta meningkatkan komitmen dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, tertata, dan berkelanjutan melalui pengelolaan sampah yang baik.
“Kami berharap perwakilan Kecamatan Tamalanrea mampu memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk meraih kemenangan, tetapi yang terpenting adalah dampak nyata bagi lingkungan dan kualitas hidup masyarakat,” tutup Ibu Nur Alam.




