Penacyber, Makassar–Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti halaman UPT SPF SMPN 22 Makassar pada hari Senin, 1 Juni 2026. Seluruh peserta didik dari berbagai kelas beserta para guru dan staf sekolah dengan kompak mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.
Mengenakan pakaian seragam merah-putih yang rapi, ribuan siswa tampak antusias mengikuti jalannya upacara sejak pagi hari. Petugas upacara yang merupakan perwakilan dari ekstrakurikuler Paskibra sekolah berhasil menampilkan formasi yang apik dan terlatih.
Kepala SMPN 22 Makassar, Dr. Hj. Salmah, S.Pd., M.Pd., yang bertindak sebagai inspektur upacara dalam amanatnya menyampaikan bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang harus diaplikasikan dalam keseharian, terutama oleh generasi muda.
“Pancasila lahir dari perjuangan panjang para pendiri bangsa. Hari ini, kita memperingatinya bukan hanya sebagai seremonial, tapi sebagai momen merajut kembali komitmen kebangsaan di tengah dinamika zaman,” ujar Dr. Hj. Salmah dengan penuh wibawa.
Lebih lanjut, Kepala sekolah yang dikenal disiplin namun dekat dengan siswa itu menekankan pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah. Mulai dari gotong royong membersihkan kelas, musyawarah dalam menyelesaikan masalah, hingga toleransi antar sesama yang berbeda latar belakang.
Selain itu, Dr. Hj. Salmah juga mengapresiasi kekompakan seluruh warga sekolah yang hadir pada upacara tersebut. Beliau menyebut bahwa tingkat kehadiran mencapai 99 persen, sebuah angka yang membanggakan untuk ukuran hari libur nasional.
Diketahui, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut dipilih untuk mengokohkan kesadaran bahwa Pancasila adalah kunci dalam mencapai cita-cita besar Indonesia di usia kemerdekaan yang ke-100.
Sambungnya, dalam suasana upacara yang semakin khidmat, Dr. Hj. Salmah juga mengajak seluruh siswa untuk berdiri dan mengucapkan ikrar Pancasila secara bersama-sama. Momen ini menjadi salah satu yang paling berkesan, karena diikuti dengan suara lantang dan penuh penghayatan dari seluruh peserta.
Harapan dari Kepala UPT SPF SMPN 22 Makassar ke depan, kegiatan serupa tidak hanya berhenti pada upacara tahunan, tetapi benar-benar menjadi gerakan nyata. Beliau berharap para siswa menjadi pribadi yang berkarakter Pancasila: beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta cinta tanah air tanpa kehilangan semangat global dan inovatif.
“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral. Karena kalianlah yang akan meneruskan estafet kepemimpinan bangsa ini,” tutup Dr. Hj. Salmah disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila bersama dan menyanyikan lagu-lagu nasional yang dipandu oleh paduan suara sekolah. Suasana semakin semarak dengan deklarasi “SMPN 22 Makassar Berpancasila” yang ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh perwakilan siswa dan guru.•




