Penacyber, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara resmi membuka Festival Rakyat Nusantara 2026 yang digelar di Lapangan Immanuel, Kota Palu, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini menjadi panggung besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar di tengah euforia perhelatan Piala Dunia 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi strategi nyata untuk menggerakkan ekonomi lokal. Ia mendorong seluruh pelaku UMKM agar mampu membaca momentum global seperti Piala Dunia sebagai peluang peningkatan penjualan dan promosi produk.
“Ini saat yang tepat bagi UMKM untuk naik kelas. Ketika antusiasme masyarakat meningkat karena Piala Dunia, maka aktivitas ekonomi juga harus ikut bergerak,” ujarnya.
Festival Rakyat Nusantara 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang memadukan hiburan, olahraga, dan ekonomi kreatif. Salah satu daya tarik utama adalah agenda nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia yang diproyeksikan menyedot ribuan pengunjung setiap harinya.
Tak hanya itu, ratusan pelaku UMKM turut ambil bagian dengan menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner khas daerah hingga kerajinan dan produk kreatif lainnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas dalam menciptakan ruang ekonomi baru bagi masyarakat. Menurutnya, festival ini menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.
“Festival ini adalah ruang kolaborasi. Kita ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” katanya.
Dengan berlangsungnya festival selama sepekan, diharapkan perputaran uang di tingkat lokal meningkat signifikan, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai daerah yang aktif mengembangkan ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis budaya.
Festival Rakyat Nusantara 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 20 Juli dan terbuka untuk masyarakat umum, dengan berbagai rangkaian kegiatan yang menggabungkan hiburan, olahraga, dan promosi produk lokal.




