Penacyber, Makassar —”Sekolah bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi laboratorium moral tempat karakter anak-anak kita ditempa.” Ungkapan tersebut disampaikan Kepala UPT SPF SD Inpres Bangkala II, Yulmi Handayani, S.Pd., M.Pd., saat memimpin rapat kerja guru dalam rangka menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027, Selasa (22/7/2026).
Dalam rapat yang berlangsung khidmat tersebut, Yulmi menegaskan pentingnya peran guru sebagai ujung tombak pembentukan karakter peserta didik di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
“Kita tidak hanya mengajar, tetapi mendidik. Setiap interaksi di ruang kelas, setiap teguran, setiap pujian, adalah bagian dari pembangunan moral anak-anak kita,” ujar Yulmi di hadapan puluhan guru yang hadir.
Rapat kerja tersebut menjadi momentum peluncuran program unggulan GERBANG KARAKTER, singkatan dari Gerakan Bersama Membangun Karakter. Program ini dirancang sebagai pembiasaan harian yang sistematis untuk membentuk profil peserta didik yang:

· Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
· Disiplin dalam setiap aktivitas
· Peduli terhadap sesama dan lingkungan
· Cinta lingkungan sejak dini
· Gemar literasi dan numerasi
Program ini sejalan dengan kebijakan nasional penguatan pendidikan karakter yang digencarkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“GERBANG KARAKTER bukan sekadar jargon. Ini adalah komitmen kita bersama untuk menjadikan pembiasaan positif sebagai napas kehidupan sekolah setiap hari,” tegas Yulmi.
Lebih lanjut, Yulmi menjelaskan bahwa rapat kerja ini menjadi momen penting untuk menyamakan visi seluruh guru. SD Inpres Bangkala II bertekad mewujudkan sekolah yang beriman, berkarakter, berprestasi, dan berbudaya lingkungan melalui berbagai program unggulan.

“Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kesamaan pandangan agar setiap program berjalan efektif. Anak-anak kita adalah cerminan dari apa yang kita tanamkan,” imbuhnya.
Beberapa program unggulan yang akan dijalankan antara lain:
· Jumat Bersih dan Asri (kegiatan peduli lingkungan)
· Senyum, Sapa, Salam (pembiasaan budaya senyum dan sopan santun)
· Gerakan 15 Menit Membaca sebelum pembelajaran
· Kantin Kejujuran sebagai laboratorium kejujuran siswa
Selain penguatan karakter, rapat kerja juga menyoroti peningkatan kualitas pelayanan pendidikan. Yulmi mengajak seluruh guru untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran, memanfaatkan teknologi, dan mendekatkan diri dengan orang tua siswa.
“Pelayanan pendidikan yang berkualitas adalah hak setiap anak. Kita harus memastikan tidak ada satu pun peserta didik yang tertinggal,” pesannya.

Para guru pun menyambut antusias program-program yang dicanangkan. Mereka sepakat untuk bergerak kolektif mewujudkan SD Inpres Bangkala II sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kokoh dalam karakter.
Yulmi menyampaikan harapannya agar program GERBANG KARAKTER dan seluruh program unggulan lainnya dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan.
“Saya berharap SD Inpres Bangkala II menjadi pelopor sekolah berkarakter di Kabupaten ini. Mari kita bangun generasi yang tidak hanya cerdas otaknya, tetapi juga mulia hatinya. Karena anak-anak yang berkarakter kuat adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa,” pungkasnya dengan penuh haru.
Rapat kerja ditutup dengan pembacaan komitmen bersama seluruh guru untuk mengawal program GERBANG KARAKTER sepanjang Tahun Pelajaran 2026/2027.




