Penacyber, Makassar – Suasana penuh semangat kebersamaan terlihat di halaman UPT SPF SMP Negeri 33 Makassar, Selasa (19/5/2026). Puluhan anggota Pramuka dari tiga satuan berbeda mengikuti simulasi lomba gabungan dalam rangka persiapan menghadapi Lomba DELPAS (Dewan Latihan Pasukan) 2026.
Ketiga satuan tersebut adalah Pore Scout dari SMPN 33 Makassar, Fourer Scout dari SMPN 4 Sungguminasa, dan Eskass Scout dari UPT SPF SDI Kassi Kassi 1. Mereka berlatih bersama dengan penuh antusiasme, memadukan keterampilan, kekompakan, dan strategi di bawah arahan para pembina masing-masing.
Kepala UPT SPF SMPN 33 Makassar, Andi Rahayu Cante, S.Pd., MM, mengatakan bahwa kegiatan simulasi ini merupakan langkah strategis untuk mematangkan persiapan menjelang DELPAS 2026.
“Ini bukan sekadar latihan biasa. Simulasi ini menjadi ajang bagi adik-adik anggota Pramuka untuk menguji kemampuan, membangun mental juara, dan memperkuat kerja sama tim. Saya sangat bangga melihat tiga satuan dari jenjang berbeda bisa bersatu dan saling mendukung,” ujar Andi Rahayu Cante.
Lebih jauh, simulasi ini meliputi berbagai materi lomba DELPAS, seperti pioneer, sandi, morse, P3K, dan tata upacara bendera. Para peserta juga menjalani simulasi penilaian ketepatan waktu dan kekompakan regu. Semua berlangsung serius namun tetap ceria, diiringi yel-yel khas Pramuka yang menggema di seluruh area halaman sekolah.
Untuk itu, Andi Rahayu Cante berharap agar latihan seperti ini terus digalakkan secara rutin, tidak hanya di SMPN 33 Makassar tetapi juga di satuan pendidikan lainnya. Menurutnya, kolaborasi lintas sekolah dan lintas jenjang akan memperkaya pengalaman serta mempererat tali persaudaraan gerakan Pramuka.
Diketahui, Lomba DELPAS 2026 sendiri merupakan ajang bergengsi tingkat provinsi yang menguji kemampuan kepramukaan, kepemimpinan, dan kedisiplinan. Persaingan diprediksi sangat ketat, sehingga persiapan matang seperti simulasi gabungan ini menjadi krusial.
Tambahnya, “Keunggulan tidak datang begitu saja. Ia lahir dari latihan yang konsisten, evaluasi yang jujur, dan kerja sama yang solid. Dengan simulasi seperti ini, kami bisa melihat langsung kelebihan dan kekurangan masing-masing satuan, lalu sama-sama membenahinya,” tegas Andi Rahayu Cante.
Harapannya, ketiga satuan Pramuka yang tergabung dalam simulasi ini mampu mengharumkan nama sekolah dan daerah masing-masing di DELPAS 2026. Tidak hanya meraih prestasi, tetapi juga membawa pulang pengalaman berharga serta jiwa sportivitas yang tinggi.
“Kami optimis. Dengan latihan keras dan doa, Pramuka Makassar bisa bersaing dan menjadi yang terbaik. Teruslah berlatih, jaga kekompakan, dan tunjukkan bahwa generasi muda kita tangguh, disiplin, dan berkarakter!” Cetusnya.
Simulasi ditutup dengan apel bersama dan pembagian wejangan dari para pembina. Para peserta tampak bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga sore hari. Suasana keakraban dan semangat juang yang tercipta menjadi modal berharga menuju DELPAS 2026.




