Penacyber, Makassar—Warga Kota Makassar menunjukkan respons positif terhadap uji coba penerapan sistem parkir digital dalam pengelolaan parkir on-street yang dilaksanakan oleh Perumda Parkir Makassar di wilayah Kecamatan Wajo.
Salah seorang warga, Rahman, menilai penerapan parkir digital dapat menekan potensi kebocoran pendapatan daerah. Menurutnya, sistem berbasis digital membuat tarif parkir menjadi lebih transparan dan mudah diketahui oleh masyarakat. “Dengan parkir digital, kita bisa tahu tarif parkirnya. Apalagi sekarang ada hadiahnya,” ujar Rahman, Senin (2/2/2026).
Hal serupa disampaikan warga lainnya, Indah. Ia mengaku baru pertama kali melihat program parkir yang disertai dengan undian hadiah bagi pengguna jasa parkir. “Baru kali ini parkir bisa dapat hadiah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas Perumda Parkir Makassar, Asrul B, mengimbau masyarakat untuk membiasakan diri meminta struk parkir setiap kali melakukan pembayaran.
“Selain sebagai bukti pembayaran resmi, struk parkir juga menjadi peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik, seperti handphone dan perangkat elektronik lainnya,” jelas Asrul.
Melalui program parkir digital ini, Perumda Parkir Makassar berharap dapat membangun budaya tertib parkir, meningkatkan profesionalisme juru parkir, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pengelolaan parkir yang transparan dan akuntabel.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar, Andi Ryan Adrianto, didampingi Direktur Umum Saharuddin Said, turut meninjau langsung pelaksanaan uji coba parkir digital di sekitar Jalan Sulawesi.
Diketahui, uji coba parkir digital ini dilaksanakan mulai 2 Februari hingga 18 Februari 2026. Lokasi uji coba tersebar di 13 titik parkir yang berada di luar ruas Jalan Sulawesi, wilayah Kecamatan Wajo.*




