Penacyber, Makassar—PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan segera mengoperasikan kapal unggulannya, KMP Portlink III, pada rute strategis Makassar-Surabaya mulai pekan pertama Agustus 2026 mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi layanan angkutan penyeberangan jarak jauh (long distance ferry) untuk meningkatkan konektivitas logistik dan penumpang antar-pulau .
KMP Portlink III yang merupakan kapal feri terbesar milik ASDP ini memiliki spesifikasi mumpuni untuk melayani rute antarpulau. Kapal dengan bobot 16.000 ton ini memiliki panjang 122,51 meter dan lebar 21 meter . Dengan daya angkut maksimal mencapai 966 penumpang serta kapasitas untuk sekitar 190 kendaraan campuran, kapal ini dirancang untuk memberikan pelayanan prima bagi para pengguna jasa .
Pihak ekspedisi menyatakan bahwa pengoperasian KMP Portlink III di rute Makassar-Surabaya merupakan jawaban atas kebutuhan konektivitas yang lebih efisien antara kawasan timur dan barat Indonesia. Rute ini diharapkan dapat menjadi alternatif utama bagi distribusi logistik dan mobilitas penumpang, memangkas waktu tempuh dan biaya yang sebelumnya harus melalui jalur laut yang lebih panjang.
Lebih jauh, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menjelaskan bahwa keberadaan rute jarak jauh ini terbukti meningkatkan efisiensi logistik nasional. “Dengan rute langsung seperti Makassar-Surabaya, kami bisa mengurangi pemakaian bahan bakar, menekan polusi, dan mengurangi kemacetan di jalur-jalur darat yang biasa dilalui truk logistik,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan pengalaman ASDP yang telah sukses mengoperasikan rute jarak jauh lainnya seperti Patimban-Makassar dan Surabaya-Lembar. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi menyatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen mengembangkan angkutan penyeberangan yang handal dan terintegrasi .
Diketahui, KMP Portlink III sebelumnya lebih dikenal melayani rute eksekutif Merak-Bakauheni di Selat Sunda . Pemindahan sebagian operasional kapal ke rute Makassar-Surabaya menunjukkan keseriusan ASDP dalam mendukung pemerataan konektivitas laut di Indonesia.
Sambungnya, persiapan terakhir untuk peluncuran rute ini terus dimatangkan, termasuk pengecekan kesiapan armada dan fasilitas pendukung di kedua pelabuhan. Masyarakat dan pelaku usaha di Makassar dan Surabaya menyambut antusias langkah ini.
Harapan besar disematkan pada operasional KMP Portlink III agar mampu menjadi tulang punggung konektivitas laut yang aman, nyaman, dan tepat waktu, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi regional. “Kami berharap kehadiran kapal ini bisa membawa dampak positif bagi kelancaran arus barang dan orang antara Sulawesi dan Jawa,” pungkas salah satu perwakilan ekspedisi .




