Close Menu
  • HOME
  • PEMERINTAHAN
  • HUKRIM
  • KESEHATAN
  • NEWS
    • INFO DESA
    • EKOBIS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • ADVERTORIAL
  • RELIGI
  • TNI POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Appi Kantongi Dukungan Penuh 24 DPC, Demokrat Sulsel Bersiap Menatap Era Baru

Oktober 18, 2026

CFD di Jalan Rusa Jadi Ruang Ekonomi Baru, Wali Kota Appi: Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Oktober 18, 2026

Pererat Silaturahmi Lewat Olahraga, Camat Tamalanrea dan Ketua TP PKK Hadiri FORKOT KORMI 2026

Oktober 18, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Appi Kantongi Dukungan Penuh 24 DPC, Demokrat Sulsel Bersiap Menatap Era Baru
  • CFD di Jalan Rusa Jadi Ruang Ekonomi Baru, Wali Kota Appi: Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
  • Pererat Silaturahmi Lewat Olahraga, Camat Tamalanrea dan Ketua TP PKK Hadiri FORKOT KORMI 2026
  • Budaya Terjaga, Identitas Bangsa Tetap Bermakna, Wali Kota Makassar Ajak Masyarakat Rawat Warisan Budaya
  • Camat Tamalanrea Hadiri Open House SRMA 26 Makassar, Tegaskan Dukungan terhadap Pendidikan Berkualitas
  • Jelang Musim Hujan, Appi Minta Camat-Lurah Bergerak, Drainase hingga Kanal Dibersihkan
  • Gebrakan Baru KKG PJOK Tallo! Walking Football Jadi Inovasi Pembelajaran Olahraga di SDN Rappojawa No. 71
  • Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan, Sekcam Tamalanrea Hadiri Forum Konsultasi Publik Puskesmas
Facebook X (Twitter) Instagram
Pena CyberPena Cyber
  • HOME
  • PEMERINTAHAN
  • HUKRIM
  • KESEHATAN
  • NEWS
    • INFO DESA
    • EKOBIS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • ADVERTORIAL
  • RELIGI
  • TNI POLRI
Pena CyberPena Cyber
  • HOME
  • PEMERINTAHAN
  • HUKRIM
  • KESEHATAN
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • ADVERTORIAL
  • RELIGI
  • TNI POLRI
Home»Makassar»Pencarian Keadilan untuk Muja MH: Mengapa Kasus Pembunuhan PPPK Ini Masih Menggantung?

Pencarian Keadilan untuk Muja MH: Mengapa Kasus Pembunuhan PPPK Ini Masih Menggantung?

Juni 11, 2026 Makassar
WhatsApp Facebook Twitter Email

Penacyber, Makassar–-Sudah hampir sebulan sejak tragisnya kematian pegawai PPPK Muja MH (40) asal Kepulauan Selayar pada 20 Mei di kamar 401 hotel kawasan Jalan Sungai Saddang, Kecamatan Makassar, kasus ini masih menyisakan pertanyaan besar di tengah masyarakat.

Meskipun sebelumnya telah ramai diberitakan bahwa tersangka utama adalah kekasih EB yang diduga memberikan obat pereda nyeri yang dicampur ke dalam air karena cemburu – bahkan kasus ini pernah diliput oleh SCTV – kini publik dibuat heran mengapa seseorang yang diduga telah mengaku bersalah justru bisa bebas berkeliaran. EB, yang sebelumnya ditangkap oleh Tim Resmob Polda Sulsel di kawasan BTP pada Jumat (22/5/2026), kini telah dilepaskan oleh penyidik Polrestabes Makassar.

Keluarga korban hingga kini masih menanti keadilan. Bahkan, orang tua korban MH kini sedang dalam perawatan karena terpuruk akibat kasus yang belum terungkap sepenuhnya.

Babak baru muncul setelah pernyataan Kanit Hamka Polrestabes Makassar yang menangani kasus ini menyatakan bahwa tersangka tidak dapat ditahan karena belum ada bukti yang cukup. “Tugas kami hanya menjaga selama 1×24 jam. Soal pengakuan yang viral sebelumnya kemungkinan ada kesalahan informasi,” ucap Hamka kepada media pada 29 Mei.

Saat ditanya terkait keterlibatan seorang dosen, Hamka menjelaskan bahwa pihak yang bersangkutan hanya memesankan kamar melalui aplikasi daring. “Selanjutnya korban meminta bantuan melalui pesan WhatsApp untuk membawa air minum ke penginapan. Alasan EB belum dapat ditahan karena masih menunggu hasil otopsi, laboratorium, dan patologi,” jelasnya.

Kuasa Hukum Korban MH, Jumadi Mansur SH dari Lembaga Bantuan Hukum Macan Rakyat Indonesia (MRI), menanggapi pernyataan pihak penyidik dan Kanit Polrestabes Makassar. Menurutnya, dalam sistem penegakan hukum, langkah ini sering dianggap sebagai “dalih prosedural” yang justru membuka peluang bagi tersangka untuk menghilang atau menyembunyikan jejak lainnya.

Jumadi menyebut adanya sosok dosen yang memesankan kamar melalui aplikasi daring. Meskipun nama belum diumumkan, dosen tersebut disebut hanya membantu membawa air minum. Namun, misteri semakin dalam karena CCTV di lokasi kejadian dinyatakan tidak berfungsi. “Hal ini menunjukkan ada dugaan skenario di balik kematian MH, kemungkinan besar ada unsur tertentu,” kata Jumadi pada Kamis (11/6/2026).

Lebih lanjut, Jumadi telah melakukan koordinasi dengan pihak penyidik terkait hasil otopsi yang dijelaskan akan siap pekan depan. Meskipun demikian, ia menyebutkan bahwa Pasal 189 telah mengatur bahwa pengakuan pelaku cukup untuk menunjukkan adanya manstrea atau niat jahat.

“Kami menuntut agar kasus ini dibuka secara transparan. Jangan ada pilih kasih, terutama mengingat korban MH telah meninggal. Jangan sampai ketika EB telah ditetapkan sebagai tersangka, pelaku justru berusaha kabur atau menghilangkan bukti lainnya,” tegasnya.

Jumadi mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang diberikan kepercayaan penuh kepada Institusi Kepolisian untuk mengungkap dugaan tindak pidana. “Jadi seharusnya Polrestabes Makassar mampu mengungkap tindak pidana tersebut. Dari serangkaian peristiwa, faktanya jelas ditemukan ada peristiwa hukum, ada korban pembunuhan, ada bukti petunjuk, ada pengakuan dari terduga pelaku, ada bercak darah dari korban. Jadi dimana lagi kami mencari keadilan kalau bukan kepada Institusi Kepolisian yang berwenang melakukan penyelidikan sesuai lokus kejadian tindak pidana,” ujarnya, menambahkan bahwa pihak keluarga korban meminta kepastian hukum atas perkara ini.

Hingga berita ini diterbitkan, “kebebasan” EB tetap menjadi kekhawatiran bagi keluarga korban. Di tengah menunggu hasil pemeriksaan forensik yang memakan waktu, publik menanti apakah hukum benar-benar tegak atau hanya “tidur” di tengah fakta yang sudah jelas terlihat.*

 

 

Baner PDAM kota Makassar
Baner PDAM kota Makassar
Share. Facebook WhatsApp Twitter Pinterest LinkedIn Email Telegram
Baner 2026-02-25 at 10.06.58

bERITA tERKAIT

Tegas dalam Aspirasi, Santun dalam Aksi: Aliansi Lintas Elemen Dorong Klarifikasi Owner FF

Oktober 16, 2026

Meski Sisi Selatan Terhambat, Pembangunan Stadion Sudiang Resmi Dilanjutkan

September 13, 2026

Perkuat Eksistensi Global, PIP Makassar Gelar Rangkaian Dies Natalis ke-105 Super Megah

September 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Kepala SD Inpres Bangkala II Ajak Guru Bangun “Sekolah sebagai Laboratorium Moral”

Juli 23, 2026187

Dari Ribuan Peserta, Nova Melaju ke Panggung Nasional Duta Siswa Indonesia 2026

Januari 17, 2026157

Orangtua Siswa Tercekik, Paket Seragam SMAN 14 Makassar Dibanderol Hingga Rp1,9 Juta

Juli 8, 2026137

Opini: Transparansi Seleksi Paskibraka Sulsel 2026 Dipertanyakan

Mei 24, 2026136
Don't Miss
Pemkot Makassar

Appi Kantongi Dukungan Penuh 24 DPC, Demokrat Sulsel Bersiap Menatap Era Baru

By Pena CyberOktober 18, 2026

Penacyber, Makassar—Dukungan terhadap Munafri Arifuddin “Appi” untuk memimpin Partai Demokrat Sulawesi Selatan semakin menguat. Sebanyak…

CFD di Jalan Rusa Jadi Ruang Ekonomi Baru, Wali Kota Appi: Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Oktober 18, 2026

Pererat Silaturahmi Lewat Olahraga, Camat Tamalanrea dan Ketua TP PKK Hadiri FORKOT KORMI 2026

Oktober 18, 2026

Budaya Terjaga, Identitas Bangsa Tetap Bermakna, Wali Kota Makassar Ajak Masyarakat Rawat Warisan Budaya

Oktober 17, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

PENERBIT: PT PENA CYBER SAPUTRA GROUP
NOMOR : AHU-002282.AH.01.30.Tahun 2026
REDAKSI: JL PANNAMPU NO. 3 MAKASSAR

We're accepting new partnerships right now.

Email: penacyber007@gmail.com
Contact: 0853 9602 4222

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Appi Kantongi Dukungan Penuh 24 DPC, Demokrat Sulsel Bersiap Menatap Era Baru

Oktober 18, 2026

CFD di Jalan Rusa Jadi Ruang Ekonomi Baru, Wali Kota Appi: Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Oktober 18, 2026

Pererat Silaturahmi Lewat Olahraga, Camat Tamalanrea dan Ketua TP PKK Hadiri FORKOT KORMI 2026

Oktober 18, 2026
Most Popular

Kepala SD Inpres Bangkala II Ajak Guru Bangun “Sekolah sebagai Laboratorium Moral”

Juli 23, 2026187

Dari Ribuan Peserta, Nova Melaju ke Panggung Nasional Duta Siswa Indonesia 2026

Januari 17, 2026157

Orangtua Siswa Tercekik, Paket Seragam SMAN 14 Makassar Dibanderol Hingga Rp1,9 Juta

Juli 8, 2026137
© 2026 PENA CYBER | by WEBPro.
  • Beranda
  • PEDOMAN SIBER
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.